20/20

Umar bawa balik satu surat. Surat mohon dapatkan pemeriksaan lanjutan. Oh saya agak risau. Mungkin Umar perlukan cermin mata. Dia memang agak banyak menatap skrin komputer, boleh jadi juga habit menontoh tv dekat-dekat kurang dari jarak 30 cm.

Dalam keluarga saya, hampir keseluruhan adik-beradik perlu bantuan penglihatan. Power cermin mata saya sahaja 700. Power tak power? Tapi itu bukanlah punca kerisauan utama saya. Masalahnya Umar anak premature. Masa awal-awal kelahiran, memang dia perlu dibawa untuk pemeriksaan mata, takut ada komplikasi. Jadi manalah tahu bukan sekadar rabun sahaja.

Apapun saya kira saya perlu bersyukur kepada Allah dan redha atas pemberiannya. Umar lahir dahulu beratnya baru 1.9 kg. Duduk dalam incubator 14 hari. Paru-parunya collapse dan tidak kembang kembali selepas menghembus nafas keluar. Jadi nikmat apakah lagi yang hendak saya dustakan?

2 thoughts on “20/20

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s